Orang telah membuat saus apel selama ratusan tahun. Apel yang dimasak membentuk bubur lunak yang bisa manis, asam atau asin, tergantung pada jenis apel dan apakah bumbu ditambahkan.

Anda bisa menggunakan saus buah ini dengan berbagai cara. Anda bisa memakannya sendiri atau dengan daging dan sayuran, atau Anda bisa menggunakannya dalam smoothie, roti panggang, atau saus salad.

Banyaknya buah apel diketahui memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, sehingga mungkin timbul pertanyaan apakah saus apel memiliki khasiat yang sama.

Artikel ini adalah panduan nutrisi untuk saus apel dan manfaat kesehatan yang ditawarkannya.

Amy Drucker / Stocksy United

Makan saus apel

Seperti apel utuh, saus apel tanpa gula rendah kalori, lemak, dan garam.

Ini mengandung banyak karbohidrat dan gula alami, serta sejumlah kecil vitamin dan mineral, termasuk tembaga, vitamin B, dan vitamin C dan E.

Namun, kandungan nutrisi lain, seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, bergantung pada beberapa faktor kunci (1, 2, 3, 4).

Ini termasuk:

  • jenis apel yang digunakan
  • cara mengolah apel
  • suhu memasak
  • apakah kulitnya memiliki kuah

Selain itu, jumlah gula dapat bervariasi jika koki atau produsen telah menambahkan bahan lain ke dalam saus apel.

Rata-rata, 1/2 cangkir (122 gram) saus apel tanpa pemanis mengandung (5):

  • Kalori: 51
  • Protein: 0,2 gram
  • Lemak: 0,1 gram
  • Karbohidrat: 13,7 gram
  • Serat: 1,3 gram
  • Gula: 11,5 gram
  • Sodium: kurang dari 1% dari nilai harian
  • Tembaga: 4% DV
  • Besi: 2% dari DV
  • Folat: 1% dari DV
  • Kalium: 2% DV
  • Magnesium: 1% dari DV
  • Tiamin: 3% dari DV
  • Riboflavin: 2% dari DV
  • Vitamin B6: 2% dari DV
  • Vitamin C: 1% dari DV
  • Vitamin E: 1% dari DV

Faktor yang mempengaruhi nutrisi

Jumlah serat dalam saus apel bisa berbeda-beda tergantung apakah kulit apel yang tersisa.

Apel juga mengandung antioksidan. Namun, kadar antioksidan tersebut bergantung pada jenis apel.

Saus apel yang sudah dikupas mungkin lebih tinggi antioksidan dan senyawa tanaman yang bermanfaat.

Kulit apel tampaknya merupakan sumber antioksidan yang kaya. Beberapa penelitian sebelumnya menemukan bahwa kerang mengandung flavonoid dan antioksidan antosianin dalam jumlah yang jauh lebih tinggi daripada daging apel (6, 7, 8, 9).

Daging apel juga mengandung antioksidan, meski terkadang jumlahnya bervariasi dengan kulit Anda.

Sebuah studi terbaru menemukan jumlah vitamin C yang lebih tinggi dalam daging apel. Vitamin C dikenal karena sifat antioksidannya. Namun, penelitian lain menemukan aktivitas antioksidan yang lebih sedikit pada daging apel (1, 6, 10, 10).

Metode memasak yang digunakan untuk membuat saus apel dapat mengurangi jumlah antioksidan dari kulit dan daging, meskipun peneliti belum mengetahui seberapa banyak (2, 3, 4).

RINGKASAN
Saus apel mengandung beberapa karbohidrat dan gula, tetapi rendah lemak, garam dan kalori. Ini rendah vitamin dan mineral, tetapi bisa menjadi sumber antioksidan dan senyawa tanaman yang baik.

Baca juga: