Strategi pembelajaran bahasa langsung yaitu terdiri atas

1.1 Stategi Memori

Strategi memori ialah strategi yang digunakan untuk mengingat dan menerima informasi baru. Ada dua syarat untuk memahami bagaimana individu belajar dan bagaimana mereka menerapkan strategi-strategi belajar tertentu ialah:

  1. pentingnya pengetahuan awal atau informasi baru, dan
  2. cara otak memproses pengetahuan awal atau informasi baru itu.

Sejumlah ahli spikologi kognitif telah mengembangkan apa yang mereka sebut

pandangan pemrosesan informasi (information processing) tentang pembelajaran. Para ahli teori ini sepenuhnya menyandarkan pada komputer sebagai analogi untuk menjelaskan bagaimana otak dan sistem memorinya bekerja. Dari sudut oandang ini, informasi masuk ke dalam otak melalui indera-indera (analog dengan memasukkan data melalui keyboard komputer) dan disimpan sementara di dalam suatu ruang kerja yang disebut memori jangka pendek atau short-term memory (ruang penyimpanan dari sebuah komputer). Dari memori jangka pendek data itu kemudian dikirimkan ke memori jangka panjang atau long-term memory (hard disk komputer) dan disimpan sampai dipanggil kembali untuk pengguanaan di kemudian hari (M.Nur, 2004: 18-19).

Berikut prosedur kerja sistem memori:

  1. Hubungan kreasi mental meliputi:
  • mengelompokkan,
  •  berhubungan/ perluasan,dan
  •  menempatkan kata baru dalam konteks,
  1. Menerapkan gambar dan suara meliputi:
  • penggunaan gambar,
  • pemetaan semantik,
  • penggunaan kata kunci, dan
  • pemberian suara dalam memori,
  1. Mengulas kembali dengan baik, dan
  2. Melakukan kegiatan/ aksi meliputi:
  • menggunakan respon atau sensasi fisik,
  • menggunakan teknik mekanik.

1.2 Strategi Kognitif

Strategi kognitif ialah strategi untuk memahami bahasa dan menghasilkan atau melakukan produksi bahasa. Teori Piaget (1896) tentang kognitif ialah pemahaman manusia terhadap suatu objek itu berlangsung secara bertahap yang meliputi tahap manipulasi dan tahap interaksi aktif. Setelah manusia bisa memanipulasi objek, kemampuan interaksi aktif manusia berfungsi untuk memantapkan dan memproduksi pengetahuan baru. Secara bertahap, strategi kognitif meliputi:

(a) terbentuknya konsep “kepermanenan objek” dan kemajuan gradual (tahap demi tahap) dari perilaku refleksif ke perilaku yang mengarah kepada tujuan,

(b) penggunaan simbol-simbol bahasa untuk menyatakan objek-objek di dunia,

 (c) perbaikan dalam kemampuan untuk berfikir secara logis, mulai berpikir produksi sebuah bahasa, dan

(d) pemikiran berkembang lebih luas, dan disinilah produksi sebuah bahasa dihasilkan (M.Nur, 2004: 16).

RECENT POSTS