Pengertian Sosiologi Hukum

Sosiologi hukum adalah merupakan suatu disiplin ilmu dalam ilmu hukum yang baru mulai dikenal pada tahun 60-an. Kehadiran disiplin ilmu sosiologi hukum di Indonesia memberikan suatu pemahaman baru bagi masyarakat mengenai hukum yang selama ini hanya dilihat sebagai suatu sistem perundang-undangan atau yang biasanya disebut sebagai pemahaman hukum secara normatif. Lain halnya dengan pemahaman hukum secara normatif, sosiologi hukum adalah mengamati dan mencatat hukum dalam kenyataan kehidupan sehari-hari dan kemudian berusaha untuk menjelaskannya. Sosiologi Hukum sebagai ilmu terapan menjadikan Sosiologi sebagai subyek seperti fungsi sosiologi dalam penerapan hukum, pembangunan hukum, pembaharuan hukum, perubahan masyarakat dan perubahan hukum, dampak dan efektivitas hukum.

Definisi sosiologi hukum, telah dikemukakan oleh sejumlah pakar antara lain :[6]

  1. Soerjono Soekanto

Sosiologi hukum adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analitis dan empiris menganalisis atau mempelajari hubungan timbal balik antara hokum dengan gejala-gejala sosialnya.

  1. Satjipto Rahardjo

Sosiologi hukum (sociology of law) adalah pengetahuan hukum terhadap perilaku masyarakat dalam konteks sosialnya.

  1. R. Otje Salman

Sosiologi hukum adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejal-gejala social lainnya secara empiris analitis.

  1. H.L.A Hart

Suatu konsep tentang hukum mengandung unsure-unsur kekuasaan yang terpusatkan kepada kewajiban tertentu di dalam gejala hukum yang tampak dari kehidupan bermasyarakat.

  1. Zainuddin Ali

Segala aktivitas sosial manusia yang dilihat dari aspek hukumnya.

 

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/