Air adalah sumber daya alam yang sangat penting bagi manusia dan semua makhluk hidup. Karena tanpa air, organisme tidak akan pernah bisa bertahan. Untungnya, sumber daya alam terbarukan termasuk air. Namun sebelum mendapatkan air, ada siklus yang harus dialami terlebih dahulu.

Memahami siklus hidrologi adalah proses memutar air yang muncul dari bumi dan kemudian masuk ke atmosfer dan terus-menerus mencapai bumi. Karena bentuknya yang berputar dan siklus yang terus menerus, air ini tidak pernah mengalir. Siklus ini memainkan peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia di bumi. Karena siklus ini, keseimbangan ekosistem di bumi selalu dapat dipertahankan.

Fungsi air

1. Untuk kehidupan manusia

Kebutuhan dasar. Mengkonsumsi banyak air juga dapat meningkatkan pencernaan dan memperlancar metabolisme tubuh. Tidak hanya itu, air juga menjadi penunjang untuk aktivitas yang berlangsung di organ tubuh. Tanpa konsumsi air, metabolisme tubuh tidak akan seimbang.
Kebutuhan sekunder Air ini juga dapat memenuhi kebutuhan sekunder manusia. Air merupakan faktor yang berkontribusi dalam aktivitas manusia sehari-hari seperti mandi, mencuci, memasak, dan lainnya.

2. Untuk hewan

Hewan juga sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup. Seperti halnya manusia, tubuh hewan membutuhkan banyak air untuk memulai aktivitas metabolisme.

3. Untuk tanaman

Fungsi air untuk tanaman adalah untuk proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini dilakukan pada daun, di mana air akan diangkut dari tanah ke batang ke daun dan kemudian akan digunakan untuk proses fotosintesis.

Baca juga: Prinsip 4 Prinsip-prinsip geografi: distribusi, interelasi, deskripsi, paduan suara
Sumber air

Air laut mengandung sekitar 0,3 miliar mil kubik air cair, sekitar 97% dari air di Bumi. Air garam mengandung padatan terlarut dalam lebih dari satu gram / liter, yang paling umum adalah natrium klorida atau garam biasa.

Proses ini akan membuat air laut tidak cocok untuk hewan darat, tumbuhan, manusia, dan sebagian besar kebutuhan industri. Air tawar adalah sumber utama air untuk konsumsi manusia dan kebutuhan lainnya. Air tawar di Bumi mengandung 90% es dan salju. Jumlah air yang dapat digunakan kurang dari 1% dari jumlah total air di bumi.

Berbagai jenis siklus hidrologi.

Siklus hidrologi itu sendiri memiliki banyak jenis, di mana siklus hidrologis dilihat oleh durasi atau singkatnya proses. Berdasarkan hal ini, siklus hidrologi dibagi menjadi 3 jenis, yang meliputi:

Siklus hidrologi yang panjang.
Siklus hidrologi panjang adalah siklus hidrologi yang umumnya terjadi di daerah dengan iklim tropis atau di daerah pegunungan. Hujan yang turun dalam siklus hidrologi yang panjang tidak akan langsung mengambil bentuk air, tetapi pertama-tama akan berbentuk es atau gletser.

Siklus hidrologi sedang
Siklus hidrologi moderat adalah siklus hidrologi yang sering terjadi di Indonesia. Hujan di darat melalui siklus hidrologi saat ini. Ini karena proses promosi akan membawa awan ke tanah.

Siklus hidrologi singkat.
Sementara siklus hidrologi pendek adalah siklus hidrologi yang tidak mengalami proses adhesi, yaitu, dengan proses uap air, akhirnya terbentuk oleh siklus hidrologi dan kemudian dikurangi oleh curah hujan di daerah itu.

Proses siklus hidrologi.
Chakra tentu memiliki panggung, dan chakra terbentuk dari fase-fase ini. Dengan kata lain, siklus ini disebabkan oleh fase yang saling berhubungan dan dibentuk. Fase dari siklus hidrologi adalah:

Penguapan
Ini adalah proses penguapan air yang ada di permukaan bumi di mana air cair terbentuk dalam bentuk gas atau disebut penguapan. Air yang terkandung dalam danau, sungai, laut, bendungan atau waduk diubah menjadi uap air oleh panasnya matahari.

Kusta
Proses selanjutnya adalah transpirasi, yaitu proses penguapan air yang terjadi tidak hanya di tubuh air dan tanah, tetapi juga di jaringan makhluk hidup, seperti hewan dan tumbuhan. Proses ini menguapkan air cair di jaringan makhluk hidup dan membawanya ke atmosfer.

Sumber: https://ruangguru.co

Baca juga: