MACAM HERBISIDA DAN PENGGUNAANYAMACAM HERBISIDA DAN PENGGUNAANYA

Herbisida sangat penting bagi para petani untuk mengendalikan pertumbuhan gulma agar tumbuhan utama tumbuh optimal dan memberikan hasil yang maksimal.

Ada beberapa macam herbisida ,

Menurut cara kerjanya ada 2 yaitu :herbisida bekerja secara kontak dan secara sistemik.

Sedangkan menurut cara pemakaiannya atau aplikasinya ada herbisida pra tumbuh dan pasca tumbuh

Berikut ini contoh herbisida dan bahan aktifnya serta cara penggunaannya:

1.

Herbisida berbahan aktif Oksifluorfen.

Ini termasuk herbisida pra-tumbuh merk dagangnya antara lain : Goal 240 EC , Golma 240 EC, GoL ok 240EC

Herbisida diatas bekerja secara kontak untuk gulma pra tumbuh lebih jelasnya untuk mengendalikan bibit rumput liar agar tidak tumbuh menggangu tanaman.

Cara penggunaanya : dengan disemprotkan pada tanaman yang baru di di tanam.misalnya bawang merah, kacang tanah ,tebu, persemaian padi , jagung dll. Untuk tanaman yang jenis biji ( jagung , kacang tanah , persemaian padi , jagung ,dll) harus terpendam dalam tanah , jangan sampai terkena semprot. Untuk dosisnya 30 cc per 17 liter air / tangki semprot.

2 .

Herbisida berbahan aktif Isopropilamina glifosat

Merk dagangnya antara lain: Roundup 480 g/l , glisat 480 g/l, Bionasa 480 g/l, Konup 480 g/l , Basmilang 480 gl, Glibas 480 g/l.

Adalah herbisida sistemik bekerja dan membunuh rumpu liar serta gulma sampai akarnya , reaksi terhadap rumput yang telah disemprot mulai 1 minggu ke atas dan lama kelamaan akan mati.cara penggunaanya dengan disemprot pada hamparan rumput yang sudah tidak ada tanamannya dengan dosis 200 cc / 17 liter / tangki semprot.

3 .

Herbisida berbahan aktif Parakuat diklorida 276 g/l.

Merk dagangnya : Gramoxon 276 g/l, Noxon 276 g/l,Bravoxone 276 g/l

Adalah herbisida kontak membasmi rumput pada bagaian yang terkena saja tidak sampai akarnya , herbisida ini bereksi langsung beberapa menit setelah di semprotkan , rumput akan layu dan mati .
Cara penggunaanya : biasanya disemprotkan pada tanaman jagung yang mempunyai tinggi lebih dari 60 cm, asalkan tidak terkena tunas tanaman jagung .Dosis pemakaian : 90 cc/ 1 tangki semprot / 17 liter.

4.

Herbisida berbahan aktif Mesotrin + Atrozin

Merk dagangnya : Calaris 550 sc,

Adalah herbisida sistemik yang dikhususkan untuk tanaman jagung . herbisida ini disemprotkan pada tanaman jagung umur 10 � 20 hari dan ketinggian rumput maksimal 15 cm , cara penggunaanya dengan disemprotkan pada tanaman jagung secara merata dan tidak pengaruh bila terkena tanaman jagung . dosisi penggunaanya : 60 cc calaris : 30cc surfaktan ( perekatnya) per 17 liter air / tangki semprot.

5.

Herbisida berbahan aktif Shalatop butil , Penoksulam,
Bispyribac – sodium

Merk dagangnya : Clincher 100EC + Clipper 25 OD , Topshot 60 OD , Nominee 100 OF

Adalah herbisida sistemik yang dikhususkan pada tanaman padi .cara aplikasinya disemprotkan disela tanaman padi secara merata dan tidak berpengaruh pada pertumbuhan padi ,dan disemprotkan pada umur 10 hst � 25 hst . dosisnya : 30 cc Clincher + 60 cc Clipper dicampur dengan 17 liter air , sedangkan untuk Topshot ( Shalatop butil dan Penoksulan sudah menjadi satu dlm botol ) maka pemberian dosisinya 75 cc per 17 liter air /tangki semprot. Bila rumputnya sudah tebal dosisnya dapat di tambah. Ada juga herbisida Nominee dosisi pemakainnya 50 cc / 17 liter air / tangki sprayer ( Perlu diperhatikan ” saat penyemprotan, tanah harus tiris /tidak ada airnya , tanaman padi tidak dialiri air selama 2 hari ) Reaksi obat ini baru kelihatan setelah 1 minggu aplikasi

 

Sumber: https://obatkuatpria.id/oppo-akan-buat-f3-varian-merah/