Slip sering menjadi menu pilihan ketika Anda ingin makan makanan praktis. Banyak orang membeli benang gigi untuk suplai makanan karena tahan lama. Tidak mengherankan jika pemotongan yang sama dilakukan untuk pengiriman makanan anak-anak. Namun, apakah konsumsi yang terpotong lebih sehat? Bagaimana pengaruhnya terhadap tubuh?

Bagaimana proses pengolahan Abon?

Jika Anda ingin tahu apakah konsumsi daging cincang sehat untuk tubuh, Anda harus tahu terlebih dahulu bahan apa yang digunakan dan seperti apa proses pembuatannya.

Potongannya adalah makanan yang terbuat dari daging yang dimasak sampai kering. Pemilihan bahan mulai dari daging sapi, ayam, babi, ikan dan udang hingga makanan laut juga bervariasi. Terkadang sayuran seperti daun singkong atau kenari juga ditambahkan untuk menambah rasa.

Daging irisan adalah daging yang paling banyak dijual dan dikonsumsi di Indonesia. Bumbu masak termasuk daging sapi yang dimasak dengan gula, garam, merica, dan rempah-rempah lainnya seperti hazelnut, pala, bawang, ketumbar, dan daun lemon.

Awalnya, daging akan dicuci lalu dipotong-potong. Setelah itu, rebus daging dalam wajan atau dengan presto sampai halus. Daging rebus dipotong menjadi serat-serat halus.

Daging cincang dicampur dengan bumbu-bumbu yang disiapkan, lalu dicacah sebelum digoreng sampai garing. Atau, daging juga bisa dijemur selama beberapa hari dan kemudian dipanggang.

Untuk menyebarkan tekstur, daging harus ditumbuk lagi saat dipanggang. Setelah memasak dengan warna cokelat, letakkan dalam bungkus slip atau tekan sisa minyak sebelumnya sampai ka menjadi va.

Apakah Abon sehat?

Dengan rasanya yang lezat, mengiris pasti aman untuk dikonsumsi. Namun, pertanyaan yang tersisa adalah apakah memotong adalah makanan sehat.

Padahal, stek memiliki komposisi nutrisi yang cukup baik. Daging itu sendiri adalah sumber protein yang bagus untuk tubuh. Dengan diperkenalkannya 100 gram, daging mengandung 17,5 gram protein.

Selain itu, daging juga dikenal karena kandungan vitamin B, zat besi dan seng yang tinggi.

Sayangnya, daging dapat dengan mudah rusak jika dibiarkan selama beberapa hari, terutama jika tidak disimpan di tempat yang tepat. Daging mentah bisa menjadi tempat yang ideal untuk penyebaran mikroorganisme, termasuk patogen yang membusuk daging.

Daging diproses dengan berbagai cara agar lebih tahan lama. Salah satunya dikeringkan dalam penggiling daging atau diiris. Keuntungannya adalah bahwa daging kering ini tidak memerlukan perangkat penyimpanan khusus dan dapat bertahan lama pada suhu kamar.

Selain itu, kehadiran berbagai bumbu dan garam yang digunakan untuk membuat bumbu cincang juga akan menambah mineral pada daging. Beberapa dari mereka juga mengandung antioksidan dalam serai dan bawang yang pasti baik untuk tubuh.

Daging parut bukanlah menu yang ideal sebagai sumber protein

Protein untuk pasien kanker
Selain bahan-bahan di atas, proses memasak irisan cincang mengubah nilai gizi daging. Periode memasak yang lama dapat mengurangi jumlah vitamin yang terkandung dalam daging.

Salah satunya adalah timin atau vitamin B1, yang membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi minuman keras. Tiamin adalah vitamin terlemah yang dipengaruhi oleh panasnya masakan dibandingkan dengan vitamin lain.

Proses penggorengan dapat mengurangi jumlah timin hingga 30 persen. Sementara itu, daging rebus bisa kehilangan hingga 70 persen timin.

Jumlah protein dalam daging juga akan berkurang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suhu memasak dapat menyebabkan jaringan protein daging berkontraksi.

Ini karena suhu tinggi, terutama di atas 70 derajat Celcius, akan menyebabkan protein menumpuk di permukaan daging dan akhirnya menyebabkan kerusakan akibat panas.

Potongan daging mana yang paling sehat dan paling rendah lemaknya?

Di sisi lain, jumlah lemak dapat meningkat karena minyak tambahan yang digunakan selama proses penggorengan bergabung dengan lemak yang ada dalam daging.

Jadi, jika tujuan Anda adalah untuk memenuhi kebutuhan protein, Anda tentu tidak bisa percaya makan hanya dicincang.

Akan lebih baik jika diet juga termasuk lauk sehat lainnya seperti sayuran, daging olahan lainnya, atau telur. Daging cincang mungkin lebih tepat sebagai penambah rasa yang akan membuat makanan lebih beraroma dan lezat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak memberikan saran medis, diagnosa atau perawatan. Silakan lihat halaman Kebijakan Editorial kami untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga: