Asus lepas gaming desktop core i9 generasi ke-9

Asus lepas gaming desktop core i9 generasi ke-9

Asus kenalkan ROG Strix GL12CX, yang diklaim sebagai desktop gaming PC pertama yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-9.

“Asus sangat senang bekerjasama dengan Intel untuk menghadirkan performa terbaik bagi gamer dan profesional esports,” ujar Head of Global Marketing for Gaming untuk Republic of Gamers, sekaligus Chief Marketing Officer untuk Asus North America, Vivian Lien, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

“ROG Strix GL12CX tidak hanya dibangun untuk mendominasi game yang sudah ada lewat prosesor delapan core yang di-overclock, tetapi juga menghadirkan standar industri baru melalui fitur Aura Gaming yang menghadirkan sinkronisasi antara game dengan tampilannya, sehingga memperkaya pengalaman bermain,” sambung dia.

Prosesor Intel generasi ke-9 yang tertanam di ROG Strix GL12CX juga merupakan versi “unlocked”

sehingga bisa di-overclock. Pilihan prosesor tertinggi yang tersedia adalah Intel Core i9-9900K factory-overclocked berkonfigurasi 8 core 16 thread.

Agar bisa berjalan lebih stabil, Asus menghadirkan sistem pendingin khusus dari Cooler Master.

Sistem pendingin tersebut menggunakan liquid cooling yang dipadukan dengan kipas 90mm.

Dengan sistem pendingin ini, prosesor di ROG Strix GL12CX berjalan di kecepatan 4,9GHz pada semua core dan thread. Kemampuan prosesor tersebut juga didukung oleh kartu grafis terbaru dari Nvidia, yaitu GeForce RTX 2080.

Kartu grafis dengan arsitektur Turing terbaru tersebut memiliki fitur baru yaitu kemampuan mengkombinasikan metode rasterization tradisional lewat CUDA core dengan ray-traced lewat RT core untuk menghasilkan detail grafis yang realistis.

Kartu grafis ini juga sudah mendukung teknologi Deep Learning

Super Sampling berkat kehadiran Tensor core di dalamnya.

Dari segi desain, bodi gaming desktop ini telah dilengkapi dengan sistem RGB LED yang sudah mendukung fitur Aura Sync. Pengguna bisa mengatur tampilan RGB LED yang ada di gaming desktop ini agar bisa saling tersinkronasi satu sama lain.

 

sumber :

http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/05/18/seva-mobil-bekas/