Menkominfo imbau penjual di “marketplace” tak permainkan harga jual

Menkominfo imbau penjual di marketplace tak permainkan harga jual

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate mengimbau masyarakat yang bergelut di dunia jual-beli daring lewat marketplace maupun e-commerce untuk tidak mempermainkan harga jual, khususnya perlengkapan kesehatan dan kebersihan di tengah pandemi COVID-19.

“Memastikan harga berada di jangkauan masyarakat dan tidak ada fluktuasi

harga yang tidak terkendali,” kata Menteri Johnny di sela-sela konferensi pers daring yang dilakukan di Jakarta, Senin.

“Terkait produk kesehatan dan obat-obatan, kami ingatkan jangan sampai ada akun yang naikkan harga. Bila ada akun atau merchant yang mempermainkan harga, akan diblokir, dan langkah-langkah penertiban,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Johnny mengatakan bentuk kerja sama antara Kementerian Kominfo dan sejumlah industri digital merupakan salah satu langkah koordinasi agar pelayanan terjaga baik, serta mengendalikan harga agar tidak melonjak tinggi dan tetap terkendali.

“Kami mendorong kegiatan belanja dari rumah, konsultasi dari rumah, dan belajar dari rumah. Pemerintah juga mengimbau agar harga barang dan jasa di platformnya tidak ada kenaikan yang tidak terkendali,” jelasnya.

Di sisi lain, pelaku marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia

yang turut hadir dalam kesempatan yang sama, mengatakan telah menindak penjual di layanannya yang menaikkan harga jual.

“Dari Bukalapak, kami sudah menindak tegas pelapak kami

yang ambil keuntungan tidak wajar di situasi ini,” CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin.

Sementara, Co-founder and Vice-Chairman Tokopedia Leontinus A. Edison mengatakan pihaknya telah bertindak proaktif mengenai isu yang sama.

 

sumber :

https://pendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/