2019, Oppo Investasikan Rp21 Trilyun Untuk R&D

2019, Oppo Investasikan Rp21 Trilyun Untuk R&D

2019, Oppo Investasikan Rp21 Trilyun Untuk R&D

Setelah berhasil melakukan panggilan video 5G pertama di dunia,

kali ini, Oppo berkomitmen untuk menaikkan nilai investasinya terlebih pada divisi penelitian dan pengembangan. Tony Chen, Founder dan CEO OPPO mengumumkan peningkatan investasi litbang senilai 10 Milyar RMB atau setara dengan Rp21 Trilyun pada tahun mendatang.

Peningkatan nilai inverstasi terbesar dari tahun ke tahun dengan persentase peningkatan 150%. Dengan melakukan peningkatan bidang penelitian dan pengembangan, Oppo akan mengembangkan keahlian teknisnya untuk meningkatkan kemampuannya pada kemajuan teknologi. Lebih lanjut, OPPO akan memanfaatkan AI untuk mengembangkan berbagai perangkat pintar, termasuk jam tangan cerdas dan teknologi rumah pintar, untuk mengeksplorasi dan memenuhi tuntutan konsumen yang semakin ketat di era Internet of Things (IOT).

Sebagai perusahaan berbasis teknologi, Oppo berfokus pada pengembangan

berkelanjutan seperti pada teknologi jaringan 5G.

“5G adalah tren yang harus dianut OPPO. Selain berjuang untuk menjadi produsen pertama yang meluncurkan smartphone 5G, tahun mendatang, eksplorasi OPPO atas peluang aplikasi di era 5G + pada akhirnya akan membuka berbagai kesempatan baru pada pengembangan jaringan 5G, ”ujar Tony Chen.

Oppo sendiri membentuk tim 5G pada awal 2015 dan memulai penelitian

dan pengembangan sejak awal kehadiran teknologi 5G. Ketika standar 5G telah dibekukan pada bulan Desember 2017, Oppo dengan cepat berinvestasi dalam pengembangan produk 5G, dengan memimpin dalam mewujudkan intergrasi sinyal 5G dan jaringan data pada bulan Agustus 2018 sebelum mewujudkan koneksi smartphone 5G pertama pada bulan Oktober yang lalu.

 

Baca Juga :