Konsumen Diimbau Tak Beli Suzuki Jimny Hasil Selundupan

Konsumen Diimbau Tak Beli Suzuki Jimny Hasil Selundupan

Konsumen Diimbau Tak Beli Suzuki Jimny Hasil Selundupan

Dalam beberapa waktu terakhir ditemukan mobil selundupan ke Indonesia

mulai mobil baru, bekas, hingga klasik untuk kebutuhan pajangan di rumah.

Dari banyak mobil yang diselundupkan, di antaranya adalah Suzuki Jimny generasi terbaru berdasarkan temuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menanggapi Jimny hasil selundupan, Direktur Marketing SIS divisi roda empat Dony Saputra menyarankan konsumen untuk tidak membeli Jimny hasil selundupan.

“Ya kami imbau agar tidak beli barang selundupan,” kata Dony ditemui di kawasan SCBD

, Jakarta Selatan, Jumat (20/12).

Lihat juga: Respons APM soal Supra dan Jimny jadi Mobil Selundupan
Seperti diketahui inden Jimny di Indonesia ‘mengular’ sejak generasi terbarunya meluncur pada Agustus 2019, sementara saat ini SIS telah menyetop inden dengan alasan tak mampu menyediakan unit Jimny dalam jumlah banyak ke konsumen dalam negeri.

Pihak Suzuki menyebut animo Jimny di Indonesia membeludak, bahkan indennya di sejumlah daerah

mencapai empat tahun lamanya. Per 1 September 2019 Suzuki pun memutuskan untuk menghentikan pemesanan Jimny.

Dony menjelaskan, kondisi itu membuat konsumen di Indonesia kesulitan untuk meminang Jimny terbaru. Jalan pintasnya yaitu membeli Jimny selundupan terlebih diiming-imingi harga ‘murah’.

“Tidak lah ya. Makanya yang beli Jimny itu kalau mau beli karena cinta jangan ‘nafsu’,” ucap Dony.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/