Table of Contents

Jenis-Jenis Konflik

Jenis-Jenis Konflik

Jenis-Jenis Konflik

Beberapa jenis konflik, yaitu :
– Konflik peranan yang terjadi didalam diri seseorang (person-role conflict).
– Konflik antar peranan (inter-role conflict).
– Konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang (intesender conflict).
– Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang saling bertentangan (intrasender conflict).

Selain itu menurut James A.F. Stoner dan Charles Wankel dikenal ada lima jenis konflik yaitu :
– Konflik intrapersonal.
– Konflik interpersonal.
– Konflik antara kelompok dalam organisasi yang sama.
– Konflik antar organisasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Konflik
Dapat dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar yaitu faktor intern dan faktor ekstern.

Dalam faktor intern dapat disebutkan beberapa hal :
1. Kemantapan organisasi
Organisasi yang telah mantap lebih mampu menyesuaikan diri sehingga tidak mudah terlibat konflik dan mampu menyelesaikannya. Analoginya dalah seseorang yang matang mempunyai pandangan hidup luas, mengenal dan menghargai perbedaan nilai dan lain-lain.
2. Sistem nilai
Sistem nilai suatu organisasi ialah sekumpulan batasan yang meliputi landasan maksud dan cara berinteraksi suatu organisasi, apakah sesuatu itu baik, buruk, salah atau benar.
3. Tujuan
Tujuan suatu organisasi dapat menjadi dasar tingkah laku organisasi itu serta para anggotanya.
4. Sistem lain dalam organisasi
Seperti sistem komunikasi, sistem kepemimpinan, sistem pengambilan keputusan, sistem imbalan dan lain-lain. Dalam hal sistem komunikasi misalnya ternyata persepsi dan penyampaian pesan bukanlah soal yang mudah.

Sedangkan faktor ekstern meliputi :
1. Keterbatasan sumber daya
Kelangkaan suatu hal yang dapat menumbuhkan persaingan dan seterusnya dapat berakhir menjadi konflik.
2. Kekaburan aturan/norma di masyarakat
Hal ini memperbesar peluang perbedaan persepsi dan pola bertindak.
3. Derajat ketergantungan dengan pihak lain
Semakin tergantung satu pihak dengan pihak lain semakin mudah konflik terjadi.
4. Pola interaksi dengan pihak lain
Pola yang bebas memudahkan pemamparan dengan nilai-nilai ain sedangkan pola tertutup menimbulkan sikap kabur dan kesulitan penyesuaian diri.

Sumber : https://cialisppc.com/a-new-plant-growth-stimulant/