Metode dan Teknik Pengumpulan Data Sosiologi

Metode dan Teknik Pengumpulan Data Sosiologi

Metode dan Teknik Pengumpulan Data Sosiologi

1. Metode dalam Studi Sosiologi.
                Sosiologi sebagai ilmu pengetahuan memiliki banyak metode untuk memperoleh bahan kajiannya dari dalam masyarakat. Metode adalah cara yang dilakukan orang untuk mencapai tujuan tertentu.
                Metode yang sering dipergunakan di dalam sosiologi antara lain:
a. Metode Angket.
                Metode angket sering disebut metode interview tidaka langsung karena peneliti dalam memperoleh data menggunakan daftar pertanyaan yang disampaikan kepada para responden. Metode ini cocok untuk responden yang mempunyai kemampuan intelektual atau intelegensia yang tinggi. Metode ini mempunyai kelebihan antara laian :
1) Dapat memperoleh data dalam jumlah yang besar dalam waktu singkat.
2) Peneliti tidak perlu datang ke lokasi penelitian.
Adapun kelemahannya adalah :
1) Data yang terkumpul kurang akurat karena responden tidak cermat dalam mengisi atau menjawab.
2) Kadangkala anget tidak samapai ke responden atau peneliti.
3) Penelitian bisa berakibat fatal bila responden belum memiliki kecakapan.
b. Metode Pengukuran Langsung.
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data dimana peneliti langsung menghitung atau mengukur sendiri data penelitian yang diperlukan.
                Kelebihan metode ini adalah :
1) data yang diperoleh merupakan data primer.
2) Kelengkapan jenis data dapat dikehendaki menurut kebutuhan dari peneliti.
Kelemahanmetode ini adalah :
1) Kadang untuk mengukur data penelitian memerlukan waktu lama dan tempat yang sulit.
2) Memerlukan ketelitian ekstra karena adanya alat pengukur yang bermacam-macam dengan data yang
    senantiasa berubah.
c. Metode Observasi Langsung.
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data dengan menggunakan panca indera. Kelebihan metode ini adalah :
1) Mudah dan murah untuk dilaksanakan.
2) Memperoleh data primer yang langsung seketika.
3) Memperoleh data yang bersifat verbalistik.
                Adapun kelemahannya adalah :
1) Data yang terhimpun hanya bersifat global tidak detail.
2) Observasi menjadi tidak obyektif bila objek yang diobservasi telah mengetahui sebelumnya.
3) Penuh tantangan bila yang diobservasi sesuatu yang tidak menyenangkan.
d. Metode Komparasi (membandingkan).
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data dalam suatu penelitian sosial yang dilakukan dengan membandingkan dua objek penelitian yang relatif sama tetapi waktu dan tempatnya berlainan.
e. Metode Wawancara.
                Metode ini merupakanmetode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mewawancarai responden. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam penerapan metode ini adalah situasi responden, situasi lingkungan tempat wawancara, besar kecilnya kelompok yang diwawancarai, dan kecakapan dari pewancara. Metode ini memiliki banyak kelebihan diantaranya :
1) Dapata menggali data secara lengkap, luas, dan dalam.
2) Data yang didapat merupakan data yang akurat karena dilakukan dengan cermat, langsung kepada pihak
    yang bersangkutan.
                Kelemahan metode ini adalah :
1) Memerlukan waktu, biaya, dan tenaga yang banyak bagi keduanya.
2) Data yang didapat akan mengambang bila pewawancara tidak cakap.
                Pewawancara yang baik harus memenuhi kriteria berikut :
a) Cakap artinya  pewawancara harus benar-benar menguasai permasalahan dalam setiap pertanyaan serta
    memiliki ketrampilan untuk mengejar alternatif jawaban yang lebih dalam dan detail kepada responden.
b) Ramah artinya peneliti harus dapat berpenampilan menyenangkan dan tidak menakutkan.
c) Fleksibel artinya peneliti harus luwes untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi dari masing
    -masing pribadi responden.
d) Objektif artinya peneliti harus senantiasa berpegang teguh pada fakta yang objektif (tidak ditambah dan
    dikurangi dengan pendapat sendiri).
e) Konsisten artinya peneliti harus senantiasa berpegang teguh pada prinsip keilmuan, tidak berubah-ubah
    oleh pengaruh ekonomis, politik, ideoligis atau kepentingan tertentu.
f. Metode Observasi Partisipan.
                Metode ini merupakan metode observasi dimana pemeliti ikut berpartisipasi bersama-sama dengan
   orang yang diteliti dalam waktu yang relatif lama. Metode ini memiliki kelebihan antara lain :
1) Data yang diperoleh berupa data primer yang sangat akurat.
2) Datanya lengkap dan detail karena hasil pengamatannya terus menerus dalam waktu yang lama.
                Kelemahanmetode ini antara lain :
1) Pelaksanaannya memerlukan keberanian.
2) Waktu, biaya, dan tenaga dalam pengumpulan data relatif banyak.
g. Metode Kepustakaan.
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data dalam penelitian sosial yang pelaksanaannya dilakukan dengan mengambil data atau keterangan yang ada di dalam buku literatur yang ada di dalam perpustakaan.
                 Metode ini digunakan dalam penelitian kualitatif bila penelitiannya lebih banyak memerlukan data-data dokumenter atau pendapat para ahli tentang fenomena sosial tertentu dalam masyarakat.Metode ini mempunyai kelebihan antara lain :
1) Peneliti mudah untuk memperoleh data.
2) Biaya, tenaga, dan waktu relatif ringan.
                Kelemahan metode ini antara lain :
1) Data yang diperoleh merupakan data sekunder yang dihimpun oleh penulis atau kolektor.
2) Kadang data satu dengan lainnya bertolak belakang sehingga sulit menganalisanya.
h. Metode Penelusuran Sejarah/Histori.
                Metode ini merupakan metode engumpulan data untuk mendapatkan data penelitia tentang kejadian masa lampau dengan cara menelusuri suatu histori atau sejarah melalui dokumen-dokumen, benda peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sumber keterangan mengenai berbagai macam kejadian di masa lampau. Kelemahan metode ini antara lain :
1) Data yang diinginkan seringkali tidak tersedia sehingga harus melakukan pengalian/pencarian yang
    berbelit-belit.
2) Data yang diperlukan seringkali tersebar pada lokasi-lokasi yang sulit sehingga memerlukan waktu,
    biaya, dan tenaga yang relatif besar.
i. Metode Dokumenter.
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan mengambil daridokumen yang dihimpun oleh kolektor. Metode sangat tepat untuk mengetahui perkembangan data dari waktu ke waktu.
j. Metode Analisis Media Massa.
                Metode ini merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti dengan cara menghimpun selengkap mungkin artikel sejenis yang ada di berbagai media massa yang akan dipakai sebagai dasar untuk analisa dalam kaitannya dengan pengkajian suatu hipotesa dan masalah dalah penelitian .
k. Metode kualitatif.
                Metode ini merupakan metode cara mempelajari suatu objek dengan cara megumpulkan bahan yang sukar diukur dengan angka atau ukuran lain yang eksak meskipun bahan-bahan tersebut terdapat dengan nyata dalam masyarakat. Yang termasuk metode kualitatif yaitu :
vMetode historis. Metode ini mempelajari objeknya dengan mempergunakan analisis peristiwa dari masa lalu.
vMetode komparatif. Metode ini dalam mempelajri objeknya menggunakan perbandingan-perbandingan.
vMetode hstoris komparatif. Metode ini menerapkan metode komparatif untuk meneliti masyarakat pada masa lampau.
vMetode kasus. Metode ini dipakai untuk menelaah suatu keadaan khusus kelompok atau individu dari suatu masyarakat.
l. Metode Kuantitatif.
                Metode ini merupakan penelitian dengan bahan-bahan keterangan yang dapat diukur dengan angka dengan menggunakan skal, indeks, teble, dan perhitungan ilmu eksak.
m. Metode Induktif.
                Metode ini merupakan metode untuk mempelajari suatu gejala yang khusus dan untuk mendapatkan kaidah yang bersifat umum.
n. Metode Deduktif.
                Metode ini merupakan metode yang diawali dengan mempelajari yang bersifat umum, kemudian diterapkan dalam kaidah yang bersifat khusus.
o. Metode empiris.
                Metode ini berdasarkan kenyataan yang ada dalam masyarakat yang diwujudkan dengan riset dan penelitian.
p. Metode Rasional.
                Metode ini menyandarkan penyelidikan pada pemikiran yang logika dan akal sehat.
q. Metode Fungsional.
                Metode ini adalah penelaahan suatu obyek dengan meneliti kegunaan atau fungsi lembag-lembaga sosial, struktur sosial di dalam masyarakat yang saling terkait.
2. Teknik Pengumpulan Data.
                Secara umum teori dan tekni pengumpulan data dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Teknik Interview.
                Teknik interview adalah teknis pengumpulan data dengan mengadakan wawancara/tanya jawab secara langsung. Teknik ini dibagi menjadi 3, yaitu :
1) Pool Type Interview,yaitu bentuk interview yang pertanyaan dan jawabannya telah ditentukan sehingga
     tinggal memilih jawaban yang ada.
2) Open Interview, yaitu pertanyaan telah ditentukan lebih dahulu sedangkan yang diinterview dapat
     menjawab dengan bebas.
3) Non Strukctured Interview, yaitu bentuknterview yang pertanyaan dan jawabannya tidak ditentukan
    sebelumnya.
b. Teknik Observasi.
                Teknik ini adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengadakan pengamatan langsung pada objek. Teknik ini dibagi menjadi 2, yaitu :
1) Participant Observation, peneliti ikut ambil bagian secara aktif dalam observasi.
2) Non Participant Observation, peneliti tidak ikut ambil bagian dalam kehidupan objeknya tetapi cukup
    melihat dan mengajukan pertanyaan kepada pemeberi keterangan.
c. Teknik Sosiometri.
                Teknik ini digunakan untuk mengukur integrasi dalam kelompok/kekompakan dalam kelompok.
                Beberapa teknik pengumpulan data secara sosiologis antara lain :
vCross Section Studies.
Dalam studi ini observasi dibatasi hanya pada penyelidikan tunggal dan pada saat tertentu.
vEx Post Facto Studies.
Studi ini mempelajari faktor awal yang dianggap sebagai penyebab situasi sekarang.
vLongitudinal Studies.
Studi observasi yang berusaha mengungkapkan akibat dari program tiga tahun desa-desa tertentu yang berkaitan dengan introduksi bibit yang lebih baik.
                Beberapa teknik dan sumber penting yang dapat digunakan untuk menghasilkan hipotesa yang dapat diuji adalah :
Ø Observasi elementer/sederhana dan pengalaman setiap hari dari peneliti sendiri.
Ø Adanya sumber lain seperti data sensus.
Ø Melihat kembali hasil kerja para sosiolog terdahulu dari tulisan penelitian yang dilaporkan.
Ø Pengalaman komulatif dari orang-orang lain.
Sedangkan beberapa hal yang harus diperhatikandalam hipotesa diantaranya :
ü The Case Study Approch.            
The Case Study Approch adalah menyangkut studi intensif tentang satu hal atau lebih yang dipandang harus cukup representatif. Objek studi dalam analisa studi kasusu dapat berupa satu keluarga, pribadi, suatu komunitas,kelompok khusus atau institusi.