Biografi Lee Byung Chull – Founder Samsung

Kesuksesan Samsung tak dapat dipisahkan dari cerita hidup pendirinya yakni Lee Byung Chull. Dialah pendiri Samsung. Lee Byung Chull dicetuskan pada tanggal 12 Februari 1910 di Korea. Ia tergolong anak yang beruntung sebab terlahir dari family kaya raya, ayahnya ialah seorang tuan tanah di Korea.

Pendidikan Lee byung chull pun lumayan tinggi guna era ketika itu, ia sempat mengenyam edukasi di Wesda University Tokyo. Namun ia lupa meluluskannya.

Ketika ayahnya meninggal, Lee Byung Chhull menerima warisan yang lumayan banyak. Sebagaian warisan tersebut ia pakai untuk modal usaha penggilingan padi, tetapi usahanya bangkrut.

Lee Byung Chull tak berputus asa, ia lantas menjajal peruntungannya memasarkan hasil bumi laksana ikan, sayur mayor dan buah-buahan dari Korrea ke China. Inilah mula kesuksesan Lee Byung Chull dan mula berdirinya Samsung.

Perusahaan Lee Byung Chull berkembang paling cepat, sampai-sampai ia mengalihkan kantor pusatnya di Seoul.

Biografi Lee Byung Chull – Mendirikan Samsung
Usaha eksport hasil bumi Lee Byung Chull berkembang begitu cepatnya. Namun nasib tak dapat ditolak. Peperangan yang melanda dunia saat tersebut juga melanda Korea. Usahanya mengalami dekadensi yang signifikan.

Untuk mengamankan diri, Lee Byyung Chull dan family pindah ke Busan. Dasar benak bisnis, pindah kemanapun yang dimulai kesatu kali pun bisnis. Di Busan Lee Bung Chull menegakkan pabrik gula yang menjadi pabrik gula kesatu di Korea. Pabrik ini meraup untung yang paling besar.
Sukses dengan gula, Lee Byung Chull merambah bisnis beda yaitu menegakkan pabrik Wol. Entahlah , barangkali Lee Byung Chull memang mempunyai tangan emas, apa yang didirikan banyak sekali untung. Pabrik woll nya ini pun meraup berhasil besar dan menjadi pabrik woll terbesar di Korea.

Lee Byung Chull mempunyai pola fikir yang panjang. Keuntungan yang besar dari usahanya tak serta merta membuatnya tak sempat diri. Ia terus berekspansi mengembangkan lini usahanya ke sekian banyak sector. Mulai dari sector keuangan, bisnis media, bahan kimia bahkan penciptaan kapal selam.

Lee Byung Chull mulai mengerjakan sector elektronik di tahun 70-an. Lee Byung Chull menamai grup usahanya dengan nama Samsung yang artinya ialah “Tiga Bintang”. Dalam bahasa Korea angka 3 menafsirkan sebagai sesuatu yang besar, abadi dan terus bersinar. Jadi Lee Byung Chul menginginkan supaya perusahaannya terus Berjaya sepanjang masa.

Produksi kesatu Samsung di bidang elektronik ialah televise hitam putih. Kemudian Samsung merambah memproduksi switchboards, faks, telepon dan lantas lanjut di perlengkapan mobile.

Lee Byung Chull percaya bahwa diatas semua tersebut SDM lah yang mesti ditingkatkan supaya inovasi produk terus dinaikkan juga. Berbagai inovasi dan riset terus dilaksanakan hingga sekarang.
Lee Byung Chull pun melakukan perluasan dengan membina pabrik di New York dan di Inggris. Hal ini dilaksanakan Lee Byung Chull supaya Samsung benar-benar siap menjebol pasar global.

Tahun 2009 Samsung mengenalkan smartphone dengan OS Androidnya dan berhasil besar, sampai saat ini Gadget yang telah dikenalkan Samsung ialah Amoled, Samsung Galaxy S, Samsung Galaxy S II, SII, Galxy Mini, Galaxy Young, Galaxy Note dan terus menerus berinovasi.

Saat ini pasar smartphone di dunia sudah dikuasai Samsung tergolong di Indonesia. Bahkan Apple juga kalah secara pasar oleh Samsung.

Suksesnya Samsung merambah pasar smartphone dan mobile ini menciptakan Samsung tetap berdiri kokoh ketika krisis menerjang. Pendapatan dari Gadget telah mengamankan Samsung dari ambang kebangkrutan.

Wafatnya Lee Byung Chull
Pada tahun 1987 Lee Byung Chull meninggal dunia dan posisinya di Samsung digantikan oleh Kun Hee Lee.

Peran Lee Byung Chull dalam memperbanyak Samsung tak melulu berguna untuk perusahaan dan karyawannya tetapi juga untuk bangsa Korea. Karena dengan mendunianya Samsung pasti Korea juga menjadi semakin familiar dan semakin berwibawa. Sumber : https://www.infobiografi.com/