Review Asus Zenfone 6

Review Asus Zenfone 6

Review Asus Zenfone 6

Asus Zenfone 6 hadir sebagai flagship sejati

dengan ditunjang berbagai fitur masa kini dan kapasitas baterai di atas rata-rata smartphone sekelasnya.

Review Asus Zenfone 6 – Asus sebelumnya seperti ragu-ragu dalam membesut seri smartphone flagship miliknya. Kadang, ponsel andalan pabrikan asal Taipei, China, ini diberi spesifikasi yang malah terkesan sebagai handphone menengah. Namun, hal ini berubah drastis dengan adanya Asus Zenfone 6 ZS630KL.

Hadirnya Zenfone 6 membuat pilihan jajaran ponsel premium menjadi lebih variatif. Selain spesifikasi yang diberikan sangat lah memenuhi ekspektasi sebagai handphone flagship, ia juga punya berbagai fitur selayaknya gadget modern.

 

Spesifikasi kelas atas, fitur canggih

baterai super, lalu apa lagi yang kurang darinya? Simak review kelebihan dan kekurangan Asus Zenfone 6 selengkapnya!

 

Kelebihan Asus Zenfone 6 ZS630KL

1. Kamera yang Unik Sekaligus Modern

Sistem kamera putar-balik adalah fitur yang akan dibicarakan semua orang. Untuk memfasilitasi layar, Asus telah membuat interpretasinya sendiri dari kamera pop-up. Dari bagian belakang ponsel, dual lens terlihat sama seperti yang lain, tetapi untuk mengambil foto selfie, kamu hanya memutarkannya ke depan.

Hampir semua yang dapat kamu lakukan dengan kamera belakang, kamu juga dapat melakukannya untuk selfie. Smartphone ini memberikan kualitas foto dan video yang sama antara kamera belakang dengan selfie.

2. Sensor Kamera Powerful

Tak hanya fiturnya yang unik, tapi kamera Zenfone 6 juga dibekali konfigurasi yang meriah. Sensor yang digunakan adalah Sony IMX586, alias generasi terkini. Jadi, soal kualitas hasil jepretan foto maupun video, bisa dikatakan memuaskan.

Kameranya sendiri memiliki dua lensa, yaitu 48 MP wide dilengkapi aperture f/1.8, serta laser dan phase detection autofocus (PDAF). Sementara lensa yang satunya beresolusi 13 MP dengan bukaan f/2.4 dan jenis lensa ultrawide.

Kamu bisa mengandalkannya menangkap momen pada jarak yang sempit maupun mengambil pemandangan dengan sudut pandang lebih luas dari biasanya.

3. Baterai di Atas Rata-rata Flagship

Biasanya, smartphone seri flagship dibekali dengan baterai berkapasitas tidak terlalu besar. Salah satu alasannya, yaitu karena ingin mempertahankan desain yang premium dan tipis. Namun, hal ini rasanya tak terlalu penting bagi Asus.

Zenfone 6 membawa baterai jumbo berkapasitas 5.000 mAh! Baterai ‘raksasa’ tersebut didukung dengan pengisian daya cepat Quick Charge 4.0 berdaya 18 Watt (W), dan dilengkapi USB Type-C.

4. Fitur Reverse Charging

Sumber daya yang besar membuat ponsel ini layaknya power bank yang bersatu-padu. Jika kamu punya lebih dari satu gadget, ia sangat bisa diandalkan dalam keadaan darurat untuk mengisi ulang baterai perangkat lain yang ‘sekarat’.

Hal itu dimungkinkan berkat adanya fitur reverse charging. Bahkan, proses pengisiannya pun bisa dilakukan dengan cepat berkat besaran daya 10 W.

5. Chipset Tercanggih dari Qualcomm

Qualcomm sebagai produsen chipset paling canggih saat ini, memiliki prosesor untuk perangkat mobile termutakhir, yakni Snapdragon 855. Dan, ‘otak’ ini lah yang digunakan oleh Asus untuk membuat Zenfone 6 berada di kasta tertinggi.

Snapdragon 855 dibangun dengan proses fabrikasi paling modern, yakni 7 nanometer (nm). Adapun, ia memiliki delapan inti pemrosesan yang masing-masing terbagi menjadi 1×2.84 GHz Kryo 485, 3×2.41 GHz Kryo 485 dan 4×1.78 GHz Kryo 485.

Dengan Snapdragon 855, dijamin Zenfone 6 punya performa yang ‘buas’!

 

6. Desain Berkarakter
Kebanyakan smartphone saat ini membawa bahasa desain yang mirip. Terutama di bagian notch yang serupa, di mana hal ini diawali oleh Apple saat merilis iPhone X. Untungnya, Asus tak melakukan hal yang sama pada Zenfone 6

Device ini memiliki desain simpel, perpaduan antara aluminium dan kaca, serta polesan gradasi warna yang memukau. Model dan penempatan kamera pun membuatnya jadi berbeda dengan ponsel lain yang ada di pasaran saat ini.

7. Memori Lebih dari Cukup
Perangkat unggulan biasanya memang dibeli untuk bisa digunakan dalam jangka waktu panjang. Salah satu yang jadi fokus utama adalah faktor penyimpanan. Zenfone 6 telah memenuhi syarat wajib ini, karena memiliki memori internal hingga 256 GB! Atau empat kali lipat lebih besar dari penyimpanan standar saat ini.

Selain itu, jika tidak puas kamu juga bisa menambah memori hingga 1 TB memanfaatkan slot microSD card.

Kekurangan Asus Zenfone 6 ZS630KL

8. Sensor Sidik Jari di Belakang
Sebagai ponsel premium, rasanya kurang jika smartphone ini hanya dibekali dengan sensor sidik jari di bagian bodi belakang. Bukan, di balik layar seperti layaknya handphone andalan lainnya.

9. Layar Masih IPS
Sektor layar juga sepertinya biasa saja, karena ia hanya dilengkapi layar berjenis IPS yang biasa digunakan oleh banyak smartphone kelas menengah ke bawah. Jika dibekali AMOLED tentu nilainya akan lebih tinggi.

10. Stabilisasi hanya EIS
Saat ini, terdapat dua jenis stabilizer untuk kamera smartphone Pertama, optical image stabilization (OIS) dan electic image stabilization (EIS). Di mana kualitas pengambilan foto maupun video bergerak akan lebih mantap jika di dalam ponsel ini terdapat OIS.

Sumber : https://how.co.id