Panjat Tebing Harusnya Masuk Kurikulum

Panjat Tebing Harusnya Masuk Kurikulum

Panjat Tebing Harusnya Masuk Kurikulum

BANDUNG–Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI)

yang juga Ketua Eiger Adventure Service Team, Mamay S. Salim berharap, olah raga panjat tebing bisa masuk dalam kurikulum sekolah mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi.

“Saya berharap agar olah raga panjat tebing ini bisa masuk kurikulum pendidikan dari SD hingga perguruan tinggi, baik intrakulikuler maupun ekstrakulikuler agar sejak dini, anak-anak kita akrab dengan alam” katanya, Jum’at (14/8).

MenUrut Mamay, di Eropa dan Amerika, olah raga panjat tebing ini

sudah diajarkan atau diperkenalkan ke anak usia dini mulai dari 7 tahun.

“Yang Saya lihat di Eropa dan Amerika, olah raga ini sudah diajarkan atau diperkenalkan ke anak-anak mulai usia 7 tahun bahkan ada yang usia di bawah 7 tahun, dan terlihat mereka sangat senang” tutur Mamay.

Mamay menambahkan, olah raga panjat tebing di Indonesia

kini sudah masuk KONI dan sudah dipertandingkan di PON sejak 1997. (Pun)

 

Sumber :

https://oneworldherald.com/2019/05/28/demographic-bonus-of-indonesia-is-made-ineffective-by-intolerance-and-radicalism/