Mengenal Tentang Teks Prosedur Kompleks

Mengenal Tentang Teks Prosedur Kompleks

Mengenal Tentang Teks Prosedur Kompleks

Pengertian Teks Prosedur Kompleks

Prosedur kompleks adalah langkah-langkah yang harus ditempuh untuk
mencapai tujuan (Kemdikbud, 2013: 44). Banyak aktivitas di sekitar kita yang
harus dilakukan sesuai prosedur, seperti: cara membuat SIM (Surat Izin
Mengemudi), cara membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk, cara menggunakan
ATM, cara membuat botol kaca, dan lain sebagainya.
Menurut Kosasih (2014:67) teks prosedur kompleks merupakan teks yang menjelaskan langkah-langkah secara lengkap, jelas, dan terperinci tentang cara melakukan sesuatu.
Mahsun (2014) mengungkapkan bahwa teks prosedur atau teks arahan merupakan salah satu dari jenis teks yang termasuk genre faktual subgenre prosedural. Tujuan sosial dari teks ini adalah mengarahkan tentang langkah-langkah yang telah diterangkan. Teks prosedur ini menekankan aspek
bagaimana melakukan sesuatu yang berupa percobaan atau pengamatan.
Langkah-langkah dalam prosedur kompleks disajikan dalam berbagai macam bentuk teks. Ada teks prosedur kompleks yang disajikan dalam bentuk uraian narasi, berbentuk bagan, ada juga yang disajikan dalam penjelasan singkat. Langkah-langkah pada prosedur kompleks merupakan urutan yang biasanya tidak dapat diubah (Kemdikbud, 2013: 45). Langkah awal akan menjadi penentu langkah berikutnya. Dalam teks prosedur kompleks banyak terdapat kalimat perintah (kalimat imperatif) yang berfungsi untuk meminta atau melarang seseorang melakukan sesuatu.

Struktur Isi Teks Prosedur Kompleks

Agar lebih mudah memahami teks prosedur komplek maka yang harus dipelajari salah satunya adalah struktur isi dari teks itu sendiri, Struktur isi dari teks prosedur kompleks adalah sebagai berikut:

a. Struktur Teks Prosedur Komplek Menurut Kemdikbud (2013)
Struktur teks prosedur kompleks terdiri atas tujuan dan langkah-langkah (Kemdikbud, 2013: 45). Tujuan teks berisi petunjuk dan tujuan yang akan dicapai. Langkah-langkah berisi petunjuk mengerjakan sesuatu yang disusun secara sistematis.

b. Struktur Teks Prosedur Komplek Menurut Indah dan Santi (2013)
Menurut Indah dan Santi (2013: 87) teks prosedur memiliki kerangka atau struktur yakni, sebagai berikut:

  • tujuan atau judul
  • bahan atau segala sesuatu yang dibutuhkan, dan
  • langkah-langkah atau tahapan untuk mencapai tujuan.

Tujuan teks prosedur ini adalah untuk menjelaskan bagaimana sesuatu dicapai, dilakukan, dibuat, atau dioperasikan. Pada teks prosedur tidak semua menggunakan bahan alat yang akan dipakai. Jadi, bahan dalam struktur teks prosedur sifatnya opsional atau boleh dihilangkan. Penggunaan bahan ini sering digunakan pada teks prosedur tentang memasak makanan atau membuat sesuatu. Berikut contoh analisis strukturnya.

c. Struktur Teks Prosedur Komplek menurut Mahsun (2014)
Mahsun (2014) menjelaskan struktur teks prosedur terdiri atas

  • judul
  • tujuan
  • daftar bahan
  • urutan tahap pelaksanaan
  • pengamatan, dan
  • simpulan.

 

Contoh Analisis Struktur Teks Prosedur Kompleks

Berikut adalah contoh analisa struktur teks prosedur kompleks
Judul : Mengubah Botol Menjadi Gelas dalam Lima Langkah
Tujuan : Tips bermanfaat bagi mahasiswa atau mahasiswi yang senang berhemat atau untuk Anda yang senang dengan kerajinan tangan.
Bahan : 
  1. Botol kaca
  2. Tali berbahan kain
  3. Spirtus/minyak tanah
  4. Korek api
Langkah-langkah
  1. Ambillah sebuah botol, lebih baik agak tebal. Kemudian ikat dengan seutas tali ditengah badan botol tersebut. Carilah tali yang gampang menyerap cairan, misal sumbu.
  2. Lepaskan tali dari botol tersebut, tetapi tetap dalam keadaan terikat. Kemudian celupkan tali ke dalam minyak tanah agar mudah terbakar.
  3. Kembali masukkan botol ke dalam ikatan tali dan pegang botol secara horizontal. Kemudian bakar tali tersebut sampai habis. Kira-kira 10 menit kemudian, Anda akan mendengar suara retakan.
  4. Setelah mendengar suara retakan, siram botol dengan air dingin. Bagian yang terkena api akan terbelah rapi menjadi dua bagian.
  5. Gunakan kertas pasir (amplas) untuk menghaluskan bagian pecahan

Ciri Teks Prosedur Kompleks

Sedangkan ciri dari teks prosedur kompleks adalah sebagai berikut:
a. Menurut Kemdikbud (2013:42-50) beberapa ciri-ciri teks prosedur kompleks
yaitu sebagai berikut.
  1. Dalam teks prosedur kompleks banyak menggunakan konjungsi temporal atau kata penghubung yang menyatakan urutan waktu, seperti: pertama, kedua, ketiga, dan setelah.
  2. Menggunakan verba material (melakukan, menilang) dan verba tingkah laku (menerima, menolak).
  3. Kalimat teks prosedur kompleks banyak menggunakan kalimat perintah.
  4. Konsekuensi penggunaan kalimat perintah, banyak pula pemakaian kata kerja imperatif, yakni kata yang menyatakan perintah, keharusan, atau larangan. Contoh: Pahami kesalahan Anda, Jangan serahkan STNK atau SIM begitu saja, atau Terima atau tolak tuduhan.
  5. Ada langkah-langkah atau cara-cara yang sudah ditentukan untuk melaksanakan tujuan. Langkah-langkah sudah disusun berurutan.
  6. Dalam teks prosedur kompleks sering dijumpai syarat-syarat yang harus dipenuhi, jika tidak terpenuhi maka langkah selanjutnya tidak dapat dilaksanakan. Syarat-syarat atau pilihan dalam teks prosedur kompleks diungkapkan dengan konjungsi jika, apabila, dan seandainya. Dalam petunjuk yang berupa resep, dikemukakan pula gambaran rinci tentang nama benda yang dipakai, termasuk jumlah, urutan, ataupun bentuknya.
b. Sedangkan menurut Endah (2015: 89) ada ciri bahasa teks prosedur kompleks. yaitu sebagai berikut:
1. Menggunakan penomoran yang menunjukkan urutan atau tahapan
  • Menggunakan kata urutan seperti: pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.
  • Panaskan minyak. Tumis bawang putih, bawang bombay, dan jahe sampai harum. Masukkan udang. Aduk sampai berubah warna. Tambahkan bakso ikan, kecap, garam, merica, dan gula pasir. Aduk rata sampai matang.
2 Menggunakan kata yang menunjukkan perintah seperti:
  • Panaskan Air
  • b. Masukkan ikan
  • c. Tuang kecap manis
  • d. Blender sampai halus
3 Menggunakan kata-kata yang menjelaskan kondisi, seperti:
  • Sampai mengembang
  • Sampai masak
  • Sampai kering

Kategorisasi teks prosedur Kompleks

Sedangkan kategorisasi dari teks prosedur kompleks adalah sebagai berikut:
Menurut Kosasih, (2014: 67) terdapat tiga kategori teks prosedur kompleks. Kategori tersebut adalah penggunaan anak, aktivitas, dan kebiasaan. Berikut kategori yang dimaksud.
  1. Teks yang berisi cara menggunakan alat benda atau perangkat lain yang sejenis. Contoh: cara menggunakan komputer, cara menggunakan telepon genggam, dan cara mengendarai mobil.
  2. Teks yang berisi cara melakukan aktivitas. Contoh: cara melamar pekerjaan, dan cara berolahraga bagi pederita jantung.
  3. Teks yang berisi kebiasaan. Contoh: cara hidup sehat dan cara belajar efektif.
Pembagian kategori teks prosedur kompleks menurut Kosasih masih bersifat umum. sedangkan kategorisasi teks prosedur kompleks berdasarkan tujuan penulisan teks prosedur kompleks. Berikui ini akan dideskripsikan kategorisasi teks prosedur kompleks.
  1. Teks prosedur kompleks cara pelayanan jasa. Contohnya: cara daftar bpjs kesehatan mandiri, dan cara mendapatkan bantuan hukum.
  2. Teks prosedur kompleks cara mengurus surat penting. Contohnya: cara mengurus KTP, cara mengurus SIM, dan cara mengurus surat nikah.
  3. Teks prosedur kompleks cara membuat produk makanan atau minuman. Contohnya: cara membuat nasi goreng, cara membuat pisang goreng, cara memasak sayur asem, cara membuat es krim, dan cara membuat kopi.
  4. Teks prosedur kompleks cara membuat produk kerajinan. Contohnya: cara membuat baju, cara membuat kerajinan dari bambu, cara membuat gelas dari botol kaca, cara membuat batik, dan cara membuat lampu hias.
  5. Teks prosedur kompleks cara melakukan aktivitas. Contohnya: cara melamar pekerjaan, cara menanam padi, cara mencangkok pohon, cara membudidayakan lele, dan aturan keselamatan berkendara.
  6. Teks prosedur kompleks cara menggunakan alat. Contohnya: cara menggunakan komputer, cara mengoperasikan telepon, cara mengganti bolam pada senter.
  7. Teks prosedur kompleks cara menyelesaikan pekerjaaan atau masalah. Contohnya: kiat mengusir nyamuk, dan prosedur pembayaran tilang kendaraan
 

Contoh teks Prosedur Kompleks

Cara Mematikan Komputer dengan Benar

Komputer adalah salah satu produk yang paling berguna di abad ini. Adanya komputer membuat banyak pekerjaan kita menjadi lebih mudah. Menulis menjadi lebih rapi, memeriksa pekerjaan menjadi lebih cepat, dan berkomunikasi semakin mudah. Di dalam dunia komputerisasi, ada satu hal yang harus kita perhatikan, yaitu perawatan komputer. Komputer yang dirawat dengan baik akan menghasilkan daya guna dalam periode yang lebih lama, sebaliknya, komputer akan cepat rusak apabila tidak kita perhatikan secara detail perawatannya.
Perawatan komputer meliputi banyak bagian, dan salah satu bagian yang tampak sepele namun harus kita perhatikan dengan baik adalah tentang mematikan komputer. Perlu Anda ketahui, bahwa kita tidak boleh mematikan komputer hanya dengan menekan tombol power. Aktivitas tersebut apabila dilakukan secara berulang-ulang akan merusak komponen-komponen komputer itu sendiri. Bagaimana cara mematikan komputer dengan benar? Ikuti penjelasan rinci berikut ini.
1. Pastikan semua aplikasi telah ditutup
Salah satu kesalahan pengguna komputer dalam mematikan komputer adalah membiarkan semua program dan dokumen masih berjalan. Akibatnya, ada beberapa dokumen yang lupa untuk disimpan dan hilang begitu saja. Pastikan Anda mematikan atau menutup dan menyimpan semua pekerjaan Anda. Tutup semua aplikasi seperti microsoft word dan microsoft excel sebelum Anda mematikan komputer.
2. Arahkan kursor ke bagian kanan dan cari tombol setting
Pada windows 8, Anda diharuskan untuk mengarahkan kursor ke bagian kanan. Nantinya akan muncul banyak tombol. Pilih tombol setting dan setelah Anda melakukan klik, maka akan muncul tombol power. Klik tombol tersebut, maka terdapat 3 pilihan yang muncul. Pilihan pertama adalah sleep, dimana Anda hanya membuat komputer seperti manusia tidur yang kapan saja bisa dibangunkan atau dihidupkan kembali. Pilihan kedua adalah tombol restart yang gunanya untuk mematikan dan kemudian menghidupkan kembali komputer Anda. Pilihan ketiga adalah shut down yang berguna untuk mematikan komputer secara total.
Baca Artikel Lainnya: