Pemkot Yogyakarta Tingkatkan Peran Institusi Masyarakat Perkotaan

 

Pemkot Yogya Tingkatkan Peran IMP

Untuk mengoptimalkan kerja (Institusi Masyarakat Perkotaan) IMP

Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogya menggelar Temu Kader IMP se-Kota Yogyakarta. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menjadi wadah silaturahmi bagi masing-masing kader, serta ajang untuk bertukar pengetahuan.

“Yang lebih penting adalah dengan Temu Kader tersebut akan ada saling bagi pengalaman dan saling memberikan motivasi antarkader IMP sebagai ujung tombak pengelola dan pelaksana program KB di tingkat lapangan,” terang Plt Kepala Dalduk KB Kota Yogya, Eny Retnowati di Gedung Graha Wana Bhakti Yassa, Rabu (28/11/2018).

KOta Yogya petugas penyuluh KB

Ia mengaku jika di KOta Yogya petugas penyuluh KB sangat terbatas. Penyebabnya adalah dalam setiap tahunnya, ada petugas yang memasuki usia pensiun. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

Penyuluh Keluarga Berenca

“Jumlah Penyuluh Keluarga Berenca (PKB) sangat terbatas. Untuk itu, kekurangan tersebut diharapkan dapat ditutupi oleh keberadaan kader IMP yang jumlahnya cukup besar. IMP yang terdiri dari koordinator Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD), PPKBD, sub PPKBD dapat menjalankan program KB dengan lebih efektif” ungkapnya.

Menurutnya Kader IMP dinilai mempunyai peran besar dalam suksesnya program KB karena masing-masing dari mereka telah memiliki wilayah binaan sendiri, bahkan hingga ke tingkat RT di tiap kelurahan di Kota Yogyakarta.

Hal senada dikatakan Asisten Perekonomian Kota Yogya

Aman Yuriadijaya, menurutnya kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memotivasi kader IMP sekaligus meningkatkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi  dalam menguatkan program kependudukan dan keluarga berencana serta pembangunan keluarga.

Ia menjelaskan dalam pembangunan kewilayahan kader IMP mempunyai peran strategis dalam pengendalian kelahiran dan penurunan angka kematian.

“Tak sampai disitu, fungsi mereka juga membantu calon atau pasangan suami-istri dalam mengambil keputusan, memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi, serta menghidupkan dan membina kelompok-kelompok kegiatan” katanya.

Ia berharap melalui penguatan kapasitas serta peningkatan pengetahuan para kader IMP dapat mencetak orang tua dan keluarga tangguh di Kota Yogyakarta sehingga mampu menciptakan kualitas lingkungan keluarga yang dapat menjadi tauladan bagi masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan hadiah lomba keluraga berencana tahun 2018 tingkat Kota Yogya.