Dampak Negatif Perdagangan Internasional

Dampak Negatif Perdagangan Internasional

Dampak Negatif Perdagangan Internasional

Dampak negatifnya sebagai berikut.

  1. Adanya ketergantungan suatu negara terhadap negara lain.
  2. Adanya persaingan yang tidak sehat dalam perdagangan internasional.
  3. Banyak industri kecil yang kurang mampu bersaing menjadi gulung tikar.
  4. Adanya pola konsumsi masyarakat yang meniru konsumsi negara yang lebih maju.
  5. Terjadinya kekurangan tabungan masyarakat untuk investasi. Ini terjadi karena masyarakat menjadi konsumtif.
  6. Timbulnya penjajahan ekonomi oleh negara yang lebih maju.
  7. Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran.

sejarah pki – Suatu negara harus mencatat nilai aktivitas ekonominya yang dilakukan dengan negara lain. Catatan tersebut dinamakan neraca.

Jika catatan tersebut hanya untuk bidang perdagangan, maka neracanya merupakan neraca perdagangan. Akan tetapi, kalau neracanya mencakup semua aliran keuangan maka neracanya merupakan neraca pembayaran.

a. Neraca Perdagangan

Neraca perdagangan merupakan catatan yang berisi nilai barang-barang yang diekspor maupun diimpor oleh suatu negara.

Kegiatan ekspor suatu negara menimbulkan hak yang berupa penerimaan pembayaran atau piutang, sedangkan impor barang dari luar negeri menimbulkan kewajiban membayar ke luar negeri atau utang negeri.

Neraca perdagangan dibuat agar suatu negara dapat mengetahui perkembangan perdagangan internasional yang dilakukan.

Keadaan neraca perdagangan suatu negara ada tiga kemungkinan yaitu surplus, defisit, atau seimbang. Neraca perdagangan disebut surplus jika nilai ekspor lebih besar daripada nilai impor.

Sebaliknya, neraca perdagangan disebut defisit jika nilai ekspor lebih kecil daripada nilai impor. Neraca perdagangan disebut seimbang jika nilai ekspor yang sama dengan nilai impor.

b. Neraca Pembayaran

Neraca pembayaran merupakan catatan yang berisi pembayaran dan penerimaan dari luar negeri.

Neraca pembayaran tidak hanya mencatat hak dan kewajiban yang timbul karena adanya perdagangan, tetapi juga mencatat hak dan kewajiban keuangan dengan luar negeri yang tidak hanya karena perdagangan.

Namun demikian, yang dicatat di dalam neraca pembayaran hanyalah transaksi ekonomi.

Pos-pos yang tertuang di dalam neraca pembayaran antara lain transaksi:

  1. Barang.
  2. Jasa-jasa.
  3. Bunga modal dan dividen.
  4. Hadiah.
  5. Investasi jangka panjang.
  6. Investasi jangka pendek.
  7. Perpindahan emas moneter.

Negara yang menyusun neraca pembayaran memperoleh manfaat yaitu dapat mengetahui:

  1. Keadaan keuangan yang terkait dengan pembayaran luar negeri dengan mencermati neraca pembayaran, kita dapat mengetahui apakah sebaiknya suatu negara menambah impor atau sebaliknya justru harus menambah ekspor.
  2. Sumbangan dari transaksi ekonomi internasional terhadap penerimaan negara yang bersangkutan.
  3. Hal-hal yang berhubungan dengan perdagangan luar negeri.
  4. Hubungan ekonomi suatu negara dengan negara-negara tertentu.